Tampilkan postingan dengan label OffroadBandung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OffroadBandung. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 November 2015

Rute Offroad di Indonesia

Postingan Offroad Bandung kali ini akan akan menginformasikan tentang rute Offroad di Indonesia.

Para pencinta mobil penjelajah yang tergabung dalam Indonesia Offroad Expedition (IOX) Adventure Club sudah merasakan tantangan rute Offroad di Indonesia. Rute Offroad yang sudah dilewati oleh para pecinta mobil penjelajah ini adalah  Karawang,  Purwakarta, Subang, Kuningan, Cacaban, Pekalongan, Batang, Curug Sewu, Kendal, Semarang, Kedung Ombo, Randublatung, Bojonegoro, Gresik, Surabaya. Mereka melakukan perjalanan selama 16 hari dan tentunya akan menguji fisik, mental, skill mengemudi, dan uji kendaraan.


Dari sekian banyaknya rute Offroad yang di lalui ada rute Offroad yang mirip rute di Afrika yaitu di Sumedang. Sumedang ternyata juga wajib dikunjungi karena memiliki trek offroad yang cukup mirip dengan yang biasa dijumpai di benua Afrika.
Trek yang sebagian besar berupa tanah merah, sebagian berbatu dan ditumbuhi tanaman tropis di sisi kanan dan kirinya, membuat trek ini sekilas mirip dengan medan di benua Afrika. Kepulauan debu di jalan seusai dilintasi kendaraan bergarda ganda ditambah dengan matahari senja pasti akan mengingatkan kita gambaran beberapa film yang bertema petualangan di pedalaman benua Afrika.

Semua gambaran tersebut ternyata bisa kita jumpai di negeri kita sendiri, sehingga jika hanya sekedar ingin merasakan seperti apa berpetualang di Afrika, menyusuri trek offroad di Sumedang ini sepertinya lebih dari cukup. Memang belum banyak penggemar offroad yang tahu trek ini, jangankan mereka yang tinggal di Jakarta, penggemar offroad yang ada di kota terdekat, Bandung, pun belum banyak yang tahu trek offroad ini.


Padahal jarak trek di kota Sumedang ini dari Bandung terbilang cukup dekat, hanya sekitar 20 km. Dengan jarak yang bisa ditempuh hanya dalam waktu 1 jam tersebut, penggemar
 Offroad Bandung bisa merasakan trek offroad ala Afika.

Bila anda ingin tantangan yang lebih ekstrem dari Sumedang anda bisa lewat rute Lembang. Lembang merupakan Jalur offroad yang ada di Bandung. Jalur ini mempunyai trek sangat menantang dan beragam. Selain jalurnya yang menantang pemandangan yang disuguhkan juga sangat indah dan asri.


Dalam perjalanan Offroad di Lembang membutuhkan waktu sekitar 1-3 jam. Jalur Offroad ini dimulai dari perkebunan teh Sukawana, pada awal perjalanan anda akan merasakan jalanan yang masih belum ekstrem hanya gelombang-gelombang kecil saja, selain itu anda juga dapat menikmati pemandangan perkebunan teh yang begitu hijau dan asri, udaranya pun sangat sejuk.

Setelah melewati perkebunan teh Sukawana jalur offroad Lembang selanjutnya adalah anda akan melewati jalur offroad yang sedikit menanjak dan bergelombang. Pada medan ini anda akan merasakan sensasi yang luar biasa menyenangkan. Setelah sekitar 100 meter medan offroad yang dilewati di Lembang selanjutnya adalah hutan pinus. Di hutan ini udara yang disajikan begitu sejuk dan berbau khas pinus.


Setelah melewati hutan pinus jalur offroad Lembang selanjutnya adalah melewati jalan yang kanan kirinya adalah lubang. Di medan inilah yang paling menantang, mobil harus melewati medan yang lumayan berat, di medan offroad Lembang inilah banyak mobil offroad yang akan mengalami kesulitan.

Itulah Rute Offroad di Indonesia yang dirangkum oleh  
Offroad BandungBagi anda yang ingin menikmati Offroad di Bandung, anda bisa hubungi kami di.
Offroad Bandung

Hotline                 : 081220900524
Website               : www.wisata.bandungoffroad.com

Sabtu, 21 November 2015

Tips Bagi Offroader Pemula

BGS_6393

Offroad Bandung 


Gimana Caranya offroad? , apa saja yang harus diperhatikan ?, baru pertama kali Offroad? , it’s okay jangan khawatir karena kamu datang pada saat yang tepat . mari kita simak bersama segala tips dan triknya .
Olahraga otomotif menjelajahi medan off-road nampaknya sangat seru dan menyenangkan. Seringkali pemilik mobil ingin mencoba dan memacu adrenalin di medan off road, Namun apakah mobil biasa dapat digunakan untuk off road?
Menurut Zulpata Zainal, Proving Ground Manager Bridgestone Offroad Bandung . Sejatinya semua mobil dengan sistem penggerak 4X4 lah yang dapat melintasi medan off road (tanah basah atau lumpur) dengan mudah. “Jangan sekali-lali mobil 4×2 digunakan di jalur off road, dan kalo bannya menggunakan All Terrain (A/T) atau Highway Performance (H/P) mobil tidak akan jalan,” kata Zulpata.
Selain itu, pemilihan jenis ban juga sangat penting. Ban off jenis road atau bisa disebut Mud Terrain (M/T) memiliki tapak ban yang besar dan lebar bida dibandingkan ban biasa. Yang mampu memberikan traksi tangguh saat berjuang di medan off road seperti lumpur.
Model telapak seperti itu dapat “menggigit” tanah, serta memberikan kontrol yang baik. Nah kali ini, Zulpata memberikan sedikit tips bagi para pemula yang ingin merasakan mengemudi di lintasan off road khususnya di daerah Offroad Bandung.
Pertama, medan berlumpur diharuskan pengemudi fokus melihat jalan. Jangan terlalu bernafsu menginjak gas dan memutar stir kemudi. “Nanti bisa liar,” katanya.
Kedua, kecepatan harus konstan. Antara 20-25 km/jam. Karena kalaupun ditambah kecepatan tinggi tidak akan berpengaruh.
Ketiga, jika stir dan ban sedikit miring, jangan terlalu bermain stir dan gas. Hal itu bisa membuat tergelincir.
Keempat, posisi duduk mendekati stir. “Biasanya kalau off road itu duduk sedikit mendekat dengan stir, hal itu agar mengendalikan mobil lebih mudah serta dapat melihat medan Offroad Bandung .
Terakhir, jangan terlalu banyak melakukan pengereman. Di off road, pedal rem tidak terlalu banyak dipakai. Karena memang sudah ada engine brake. “Kalau injak pedal rem, mobil akan tetap jalan dan melintir (jalur berlumpur)” .
Itulah sekilas tips dan trik bagi kamu – kamu yang masih pemula .
Gimana ? ingin segera mencoba Offroad yang sebenarnya ?
Mau menantang adrenalin kamu?
Ayo , Segera dapatkan Pengalaman pertamamu menjajal medan-medan Offroad di daerah Offroad Bandung yang menantang Offrhanya di Bandung Offroad

Kamis, 19 November 2015

Jenis Perahu Rafting dan Bahan Pembuatan Perahu Rafting

Nah hari ini saya akan membahas tentang Jenis-jenis Perahu Rafting dan Bahan dari Perahu Rafting. Simak terus ya …

Rafting atau sering disebut dengan arung jeram, olahraga air yang dapat memacu adrenalin anda. Olahraga yang dilakukan didalam arus sungai yang deras, dilakukan oleh beberapa orang dalam bentuk team, dengan perlengkapan untuk rafting atau peralatan khusus yang dibutuhkan seperti perahu karet khusus arung jeram, dayung khusus, pelampung, helmet, dan flip line atau tali khusus yang digunakan untuk keperluan dalam rafting. Tidak ketinggalan dengan rafting di bandung. Ada beberapa jenis perahu rafting diantaranya: perahu karet dengan jenis Landing Craft Rubber dan perahu karet berjenis Oval.

Perahu karet dengan jenis Landing Craft Rubber adalah salah satu jenis perahu karet khusus untuk rafting. Perahu karet dengan desain yang kuat dan dibuat dari bahan yang berkualitas, yang banyak digunakan di negara-negara Eropa dan Amerika. Karena sungai-sungai yang ada di negara tersebut termasuk jenis sungai dengan arus yang sangat deras maka dalam rafting dibutuhkan perahu karet yang kuat dan tangguh. Jenis perahu rafting seperti Landing Craft Rubber sangat mahal dan tidak mudah untuk bisa mendapatkannya.Baca juga post mengenai harga perahu karet rafting.

Perahu karet dengan jenis Oval adalah perahu karet khusus untuk rafting juga, berbentuk Oval dengan desain khusus yaitu pada bagian haluan dan burit berbentuk sedikit mencuat yang bertujuan supaya perahu mampu menjaga kestabilan posisi di saat melewati arus yang deras. Perahu karet jenis Oval sering digunakan dalam arung jeram di Indonesia, karena cukup menggunakan perahu ini rafting dapat dilakukan. Ada dua jenis perahu rafting Oval yaitu jenis Non Self Bailing Floor dan Self Bailing Floor.


Jenis Perahu Rafting. Jenis perahu rafting Oval dengan jenis Non Self Bailing Floor yaitu jenis perahu karet yang tidak dilengkapi dengan lubang-lubang khusus pembuangan air. Jadi jika posisi didalam arus dan banyak air yang masuk ke dalam perahu anda perlu membuangnya karena air yang masuk tidak bisa keluar. Sedangkan perahu Oval dengan jenis Self Bailing Floor merupakan perahu karet khusus yang dilengkapi dengan lubang-lubang pembuangan air. Jadi anda tidak perlu melakukan pembuangan air didalam perahu karena air yang masuk ke dalam perahu akan secara otomatis keluar lewat lubang-lubang tersebut. Jika anda akan melakukan rafting, pastikan anda sudah memiliki alat-alat khusus rafting, termasuk jeli dalam memilih jenis perahu rafting.


Bahan perahu rafting yang banyak digunakan adalah terbuat dari bahan PVC (Polivinil Chloride) atau dalam Bahasa Indonesia sering disebut dengan karet sintesis. Rubber boat dengan bahan tersebut harganya cukup murah sehingga para pencinta arung jeram lebih senang menggunakan perahu dari bahan karet sintesis ini. Tetapi, sebenarnya ada perahu karet yang jenis bahannya lebih bagus daripada karet sintesis. Perahu jenis ini biasanya digunakan oleh para atlet arung jeram yang memang sudah professional. Sehingga, bahan perahu rafting yang berkualitas tentu akan ikut andil dalam kemenangannya. Bahan rubber boat ini menggunakan bahan Nipalon. Ada beberapa kelebihan yang dipunyai oleh Nipalon, diantaranya: perahu akan lebih ringan ketika di atas air, memberikan rasa nyaman bagi pemakainya, dan tahan gesekan jadi tidak mudah bocor bila terkena batu besar. Tetapi untuk mendapatkannya, anda harus merogoh kocek agak dalam karena harganya lumayan mahal.

Rabu, 18 November 2015

Sejarah Rafting di Indonesia

Nah kali ini saya akan membahas tentang Sejarah Rafting di Indonesia , simak terus ya …

S
etiap orang yang sehat dapat mencoba olah raga arung jeram. Arung Jeram dapat dikategorikan sebagai olah raga petualangan, karena tidak saja mengandung unsur olahraga (sport), tetapi juga petualangan (adventure) dengan berbagai resikonya.

Apa yang mengilhami orang untuk bermain Rafting atau Arung Jeram? Para penggemarnya mengatakan karena olah raga ini membawa suatu pengalaman baru, sebagai obat dari kejenuhan kesibukan keseharian. Beberapa orang berpendapat bahwa Arung Jeram juga merupakan uji keberanian diri menghadapi tantangan. Dan karena Arung Jeram, untuk jenis-jenis tertentu merupakan olah raga beregu, maka dengan segenap unsurnya Arung Jeram dianggap puncak dari olah raga beregu. Ketika menghadapi jeram-jeram kita biasanya akan berteriak, ini juga melepaskan ketegangan-ketegangan dalam jiwa, dan merupakan obat yang ampuh bagi berbagai stress.

Dengan mengarungi sungai, kita akan menikmati sudut yang lain dari keindahan pemandangan alam. Seperti di Sungai Alas yang merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Leuser di Sumatera Barat, kita akan menyaksikan keindahan alam, juga flora dan faunanya yang berbeda bila kita jelajahi dengan jalan biasa. Juga di Citarik, yang merupakan aliran sungai dari Taman Nasional Gunung Halimun, kita juga akan menyaksikan pemandangan alam, hewan-hewan air dan burung-burung, yang sulit kita nikmati di jalur lain.

Kegiatan Arung Jeram sebenarnya telah ada sejak dahulu. Masyarakat tradisional di Kalimantan dengan kondisi alamnya yang menantang, dengan sungai-sungainya yang lebar dan sebagian berjeram, telah menjadikan kegiatan Arung Jeram sebagai bagian hidup keseharian. Dan di peradaban (yang katanya telah lebih) moderen, kegiatan Arung Jeram telah berubah menjadi kegiatan rekreasi dan olah raga petualangan.

Di negeri Paman Sam, kegiatan Arung Jeram sebagai olah raga dipelopori oleh Mayor John Wisley, seorang ilmuwan yang memimpin sebuah ekspedisi di sepanjang Sungai Colorado, pada tahun 1860-an. Perahu yang digunakanya terbuat dari kayu. Di akhir abad XIX, seorang ilmuwan bangsa Belanda memimpin ekspedisi menyusuri sungai Kapuas dan Mahakam di Kalimantan yang juga berjeram, dengan menggunakan perahu suku Dayak yang terbuat dari Kayu. Perjalanan ini menempuh waktu hampir satu tahun. Ketika Tahun 1994 rute perjalanan ini ditapaktilasi kembali, dengan perahu boat bermotor, diperlukan waktu 44 hari untuk mengarungi jalur ini.

Arung Jeram di Indonesia


Sejarah petualangan sungai di Indonesia dimulai sekitar awal tahun 1970-an dengan istilah olah raga arus deras (ORAD). Dipelopori oleh rekan-rekan pecinta alam dari Bandung dan Jakarta, olah raga ini kemudian menjadi salah satu olah raga petualangan yang paling diminati para pecinta alam. Pada tahun 1975, salah satu kelompok pencinta alam menggelar Citarum Rally .

Sekitar tahun 1975, kelompok pencinta alam mengembangkan juga olah raga ini dengan ekspedisi melintas Sungai Mahakam dan Sungai Barito, bersama dengan Frank Morgan, seorang pengacara profesional. Kelompok ini juga melaksanakan ekspedisi ke Sungai Alas.

Perahu dan peralatan yang dipakai mulai meningkat kwalitasnya, dimulai dari ban dalam, perahu LCR tentara, sampai perahu karet khusus Sungai (River Raft), juga perahu Kayak. Hal ini mendorong Arung Jeram tumbuh cukup pesat, dan menarik minat para pengarung jeram untuk mengarungi sungai-sungai di daerah yang jauh dan penuh tantangan. Sungai Mahakam, Barito, Alas , Mamberamo dan Van Der Wall, kemudian juga diarungi. Di Pulau Jawa banyak sungai yang biasa diarungi. Citarik, Cimandiri, Citatih, dan Cimanuk di Jawa Barat. Jawa Tengah meiliki sungai Progo, Serayu dan Elo yang biasa diarungi. Jawa Timur memilki sungai Ireng-ireng di lereng Gunung Semeru, yang cukup menantang. Arung Jeram terus berkembang dengan cukup pesat. Namun, seiring dengan perkembangannya beberapa kecelakaan yang merenggut nyawa juga menjadi bagian dari sejarah perkembangan arung jeram Indonesia.

Telah beberapa kali diadakan kejuaraan arung jeram oleh beberapa perkumpulan di Indonesia, tetapi belum terdapat standard baku baik tentang penyelenggaraan, peralatan maupun penilaiannya. Pada tahun 1994 diadakan Kejuaraan Nasional Arung Jeram yang agak resmi di Sungai Ayung, Ubud-Bali. Di kejuaraan ini diterapkan standard penyelenggaran internasional, baik perlengkapan, materi lomba maupun perlengkapan dan penjuriannya. Kegiatan inilah yang kemudian dianggap pemicu kebangkitan Arung Jeram di Indonesia.

Secara komersial wisata Arung Jeram diperkenalkan oleh SOBEK EXPEDITION yang kemudian membuka wisata Arung Jeram di Sungai Ayung Bali, sungai Alas di Aceh , sungai Saadan – Toraja, Sulawesi Selatan dan Citarik Jawa Barat. Saat ini sudah banyak operator wisata Arung Jeram, baik di Jawa, Bali, Sumatera Barat, Aceh dan Sulawesi Utara. Dengan berkembangnya wisata Arung Jeram ini, maka saat ini Arung Jeram telah menjadi olah raga petualangan sekaligus wisata dan rekreasi keluarga, siap menantang siapa saja yang ingin menikmati pengalaman baru, dan bukan lagi hanya kegemaran dari para petualang sejati.

Dengan banyaknya potensi sungai di Indonesia yang dapat dikembangkan sebagai sarana wisata Arung Jeram, sementara disisi lain terdapat keterbatasan sumberdaya manusia dibidang ini yang belum terjembatani. Hal ini merupakan peluang dan tantangan tersendiri bagi para penggiat Arung Jeram di indonesia, untuk meningkatkan kualitas diri di bidang Arung Jeram.

Dunia arung jeram di Indonesia sedang mengalami perkembangan yang pesat pada saat ini. Banyak sekali bermunculan perkumpulan-perkumpulan arung jeram maupun dibentuknya divisi-divisi baru khusus arung jeram pada perkumpulan pencinta alam yang sudah ada. Demikian juga dengan tumbuhnya industri wisata Arung Jeram, yang memacu kegairahan berbagai kelompok masyarakat untuk ikut menikmati Arung Jeram. Tumbuhnya industri wisata arung jeram ini sayangnya tidak diimbangi dengan Standar Pelayanan dan Keselamatan Wisata Arung Jeram, karenanya seiring makin banyaknya peminat wisata, timbulnya korban juga bertambah. Kecelakaan arung jeram yang menimpa Kepala Divisi Komunikasi BPPN Raymond van Beekum lantaran tersipu air bah di sungai Cisedane, 

Bogor, sempat mengguncang bisnis wisata arung jeram di Jawa Barat selama lebih dari 1 (satu) tahun, karena luasnya liputan media massa. Dibentuknya Asosiasi Pengusaha Arung Jeram (IWA Indonesia White Water Association) diharapkan menjadi mitra bagi FAJI, untuk ikut membangun dunia arung jeram Indonesia yang aman dan berprestasi international.

Utamakan Selamat

Diantara olah raga petualangan seperti Mendaki Gunung (Mountaneering), Panjat Tebing (Rock Climbing), dan juga Penyelusuran Gua (Caving), Arung Jeram secara rata-rata dianggap lebih menantang, beresiko dan berbahaya. Hal ini karena Arung Jeram harus menghadapi rintangan alam yang nyata, dan kadang tidak dapat diduga dan datangnya tiba-tiba. Tetapi seorang penulis petualangan kenamaan, William Mc. Ginnes, menyatakan bahwa sebenarnya Arung Jeram tak lebih beresiko dibanding mengemudi di jalan raya. Walu begitu, pengarungan sungai haruslah disesuaikan dengan kemampuan, ketrampilan dan keadaan alam. Karenanya dalam ber-Arung Jeram keselamatan haruslah tetap menjadi pertimbangan utama.

Sungai berjeram dibagi dalam berbagai tingkat kesulitan (kelas), dari Kelas I (termudah) sampai Kelas VI (tak boleh diarungi). Seperti juga olah raga petualangan lainya Arung Jeram juga memiliki 2 macam bahaya utama ; bahaya dari diri sendiri, termasuk persiapan dan perlengkapan (Subjective Danger) dan bahaya dari alam (Objective Danger). Untuk Arung Jeram, bahaya dari alam terutama adalah sifat dari sungai itu sendiri. Demikian juga perlengkapan, kalau tidak tepat dan kurang lengkap akan menimbulkan bahaya yang nyata (Kecelakaan). Adapun untuk menghindari bahaya dari diri sendiri, seseorang harus berlatih, berlatih dan belajar, baik ketrampilan maupun ilmu-ilmu pendukungnya.

Federasi Arung Jeram Indonesia
Dengan terus berkembanganya Rafting di Indonesia, para penggiatnya merasa bahwa perlu suatu wadah yang dapat membina kegiatan Arung Jeram dengan lebih terorganisir, memiliki wawasan dan tujuan yang jelas. Pada bulan Maret 1996, oleh 38 Organisasi Pecinta Alam, Klub Rafting Amatir, Profesional dan Komersial, telah dibentuk Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI), yang kemudian terpilih menjadi Ketua adalah Amalia Yunita, seorang penjelajah dan petualang handal anggota Aranyacala Universitas Trisakti, yang kini aktif diperusahaan Wisata Arung Jeram PT. Lintas Jeram Nusantara.

Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) antara lain bertujuan mengembangkan Rafting sebagai olah raga petualangan menjadi olah raga prestasi dan lebih aman, serta meningkatkan sumber daya manusia dibidang Arung Jeram. Dalam program -programnya, FAJI akan membuat pelatihan-pelatihan berjenjang, kejuaraan-kejuaraan dan invitasi, menetapkan norma keselamatan (safety codes), standarisasi peralatan dan teknik, serta upaya-upaya lainnya untuk memasyarakatkan olah raga Arung Jeram. Selain berwawasan olah raga dan petualangan, FAJI juga berwawasan dan memiliki program-program lingkungan, terutama berfokus pada masalah sungai.

Setelah dipimpin oleh Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Harry Triono tahun 2001-2002, saat ini FAJI diketuai oleh Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Safzen Nurdin. Pada tahun 2001 PB FAJI telah menjadi bagian dari organisasi rafting internasional (IRF) serta terus melaksanakan upaya konsolidasi dan membentuk Pengda-pengda. Dan pada bulan Oktober 2001, PB FAJI untuk pertama kalinya mengirim tim untuk berlaga di Kejuaraan Internasional yang diselenggarakan IRF. Dan di bulan November 2001, FAJI kembali bekerjasama dengan Korps Marinir dan TSA Komunika menyelenggarakan Kejurnas Arung Jeram II di Sungai Citarum Jawa Barat. Kejurnas II ini diikuti oleh 81 club dari berbagai daerah di Indonesia.

Beberapa daerah juga menyelenggarakan kompetisi baik tingkat local, nasional maupun Internasional; Asahan White Water Festival 2000, Asahan Race 2001 & 2003, Piala Gubernur Sumut 2001-2, Kejuaraan Arung Jeram Terbuka Rongkong 2004, LACi I & 2 Jawa Barat 2004 dsb. Hal ini menandai semakin maraknya kompetisi arung jeram di Indonesia.

Sejak banjir pertama kali melanda Jakarta, 29 Januari 2002, FAJI bergabung bersama Korps Marinir, ORARI, Indonesia Offroad Federation, KSR UKI, kelompok pencinta alam se-Jakarta, ikut serta dalam upaya evaluasi korban banjir . Pada saat pasca banjir PB FAJI memfasilitasi sekretariat POSKO SIAGA BANJIR ARUNG JERAM PEDULI dengan misi utama siaga evakuasi korban banjir dan distribusi logistik di tempat yang sulit dijangkau dengan menggunakan perahu karet atau kendaraan 4 X 4. Dalam penanganan bencana Tsunami di Aceh – Nias, FAJI bergabung dengan Global Rescue Network (GRN) dalam melakukan tugas kemanusiaan Operasi Pesisir Barat Aceh Nias.

Saat ini Pengurus Besar FAJI telah memiliki perwakilan di 10 propinsi dan di tahun 2005 ini diharapkan bertambah menjadi 15 Pengda. Untuk publikasi FAJI telah menerbitkan Majalah Kegiatan Alam Terbuka JELAJAH, yang menuliskan tidak saja kegiatan Arung Jeram juga kegiatan alam terbuka lainnya

Hubungi Kami :

Hotline    : 081220900524

Selasa, 17 November 2015

Jenis Rintangan Offroad Segala Bidang

Offroad adalah salah satu jenis olahraga ekstrem yang ada, offroad sendiri berkembang di Indonesia belum lama ini, namun pecinta oleh raga otomotif ekstrem ini jumlahnya semakin hari semakin bertambah banyak. Offroad merupakan salah satu jenis oleh raga yang mempunyai banyak rintangan, jenis rintangan offroad sendiri banyak macamnya, dari mulai rintangan ringan sampai ke rintangan yang berat. Rintangan-rintangan offroad ini tentu saja berdasarkan medan yang akan dilalui saat melakukan off-road.

Rintangan Extreme seperti ini :

Jenis rintangan offroad
 sendiri dibagi menjadi dua yaitu rintangan ringan dan rintangan berat. Rintangan ini berdasarkan tingkat kesulitan pada saat melakukan off-road. Rintangan ringan dalam offroad ini maksudnya adalah rintangan yang masih mudah untuk dilalui pada saat off-road. Sedangkan rintangan berat maksudnya adalah rintangan yang membutuhkan kerja keras saat melaluinya. Rintangan-rintangan dalam offroad ini hanya dalam pembagian atau pengelompokan secara umum saja, masih ada pengelompokan lain yang lebih khusus mengenai rintangan off-road. Baca juga, wisata offroad di bandung.
Jenis Rintangan Offroad 

Jenis rintangan offroad yang lebih khusus adalah berdasarkan trek atau jalur yang akan dilewati saat off-road. Banyak rute atau trek pilihan yang dapat anda pilih saat akan melakukan off-road, setiap trek atau rute mempunyai rintangan yang berbeda-beda. Jika anda melakukan offroad di daerah berpasir seperti gurun, rintangan yang akan anda temui adalah bagaimana mobil dapat melaju dengan kencang di daerah berpasir dan tidak terjebak dalam pasir. Rintangan ini dapat anda atasi dengan cara memilih ban yang tepat, pemilihan ban yang tepat akan memudahkan anda pada saat melakukan off-road.Post menarik lainnya, tempat-tempat offroad di bandung.

Nah bagi Anda yang ingin dan mau mencoba olahraga yang satu ini. Dan Anda ingin melakukan offroad di Bandung, hubungi saja kami di :

Hotline     : 081220900524
WhatsAp : 08562066257Email       : info@bandungoffroad.com

Minggu, 15 November 2015

Manfaat Outbond Training – Bandung Offroad

Nah sekarang saya akan membahas tentang manfaat Outbond Training, simak terus ya …

Outbound training belakangan menjadi suatu kegiatan yang banyak diagendakan oleh perusahaan – perusahaan sebagai bentuk kegiatan luar kantor yang sangat bermanfaat. Kegiatan yang berujung akan kemampuan aktualisasi diri dari seorang karyawan sehingga memberikan kontribusi positif bagi kemajuan perusahaan. Dan melihat pentingnya kegiatan pelatihan, maka dalam kurun waktu tiga tahun terakhir jasa training apapun mulai tumbuh subur di negeri tercinta ini.



Beberapa kota yang cukup menjadi sasaran favorite bagi perusahaan untuk menggelar kegiatan outing ini seperti outbound puncak Cipanas, outbound Lembang, Sungai dan Ciwidey di Jawa Barat, outbound dan menginap di hotel di malang di Jawa Timur, outbound di bedugul dan kuta Bali. dan tempat – tempat lain di pelosok tanah air. Semua tempat memiliki karakteristik konsep dan metode yang berbeda – beda tetapi memiliki tujuan yang sama yaitu memberikan manfaat untuk meningkatkan kemampuan aktualisasi diri bagi pesertanya. Dan untuk tempat-tempat yang saya sebut di atas memiliki kesamaan yaitu menjadikan alam sebagai media tempat belajar aktualisasi diri. Outbound di daerah Puncak dan Ciwidey mengutamakan kegiatan lintas alam mendaki gunung, sedangkan outbound malang dan outbound citarik menggunakan kegiatan rafting di sungai sebagai media pembelajaran aktualisasi diri.


Adapapun manfaat outbound training di dalam meningkatkan aktualisasi diri seseorang diantaranya:
Melatih kemampuan seseorang terutama menumbuhkan jiwa leadership yang mungkin selama ini tidak nampak. Beberapa metode outbound training menggunakan permainan atau kegiatan yang telah diatur skenario-nya untuk membawa suatu team ke dalam suatu permasalahan. Dan saat team tersebut berjuang mengatasi masalah yang ada, maka jiwa leadership seseorang akan muncul.


Melatih kerjasama team. Kegiatan outbound training biasanya dalam bentuk permainan yang melatih masing-masing individu yang mungkin terbiasa bekerja sendiri untuk dapat bahu membahu bersama team-nya di dalam menyelesaikan permainan.


Melatih menyeimbangkan kemampuan analisa dan pola pikir dengan menggunakan otak kiri dan otak kanan. Kesimbangan antara pola berpikir realistis, konseptual dan “feeling” seseorang adalah senjata yang sangat ampuh di dalam mengambil keputusan.


Mengasah kemampuan seseorang di dalam mengambil keputusan terhadap suatu kondisi di mana kondisi tersebut bisa saja tidak pernah di alami sebelumnya.


Meningkatkan kemampuan dan kematangan kedewasaan seseorang di dalam mengambil keputusan.
Menumbuhkan arti penting kehidupan kebersamaan. Terlebih di beberapa kota besar sangat banyak dijumpai orang-orang yang memiliki rasa individualistis yang tinggi. Bahkan mengarah kepada persaingan yang saling menjatuhkan.



Fun. Metode kegiatan aktualisasi diri yang biasanya dikemas dalam kegiatan permainan akan memberikan rasa suka cita yang optimal bagi individu peserta outbound training.

Manfaat outbound training di atas yang dikemas dalam bentuk permainan secara tidak langsung akan mempengaruhi kinerja seseorang dalam sebuah perusahaan untuk menjadi lebih optimal. Biasanya setelah selesai acara training, perlahan-lahan atau secara cepat, pola pikir seseorang akan terbentuk. Hal ini disebabkan metode permainan dalam outbound training lebih mudah mengendap dalam alam bawah sadar seseorang.

Sabtu, 14 November 2015

Tehnik Dasar Mendayung Perahu Rafting – Bandung Offroad

Nah kali ini saya akan membahas tentang Tehnik Dasar Mendayung Perahu Rafting, simak terus ya …

Teknik dasar mendayung rafting yang harus anda perhatikan sebelum anda memulai kegiatan
 rafting anda. Namun sebelumnya, mari ketahui jenis-jenis dayung rafting yang umumnya digunakan untuk bermain rafting. Beberapa diantaranya berbahan plastic, fiber glass dan aluminium.
Untuk dayung kayu sendiri sebenarnya tidak cocok digunakan untuk pemula, sebab lebih berat sehingga kekuatannya menjadi kurang maksimal jika digunakan untuk mendayung. Baca juga, cara aman bermain rafting.



Teknik Dasar Mendayung Rafting

Sedangkan dayung fiber glass ini berbeda sekali dengan dayung yang berbahan kayu, sebab memiliki berat lebih ringan. Akan tetapi, kekurangan dari dayung yang terbuat dari fiber glass ini jika pecah cukup berbahaya, sebab serpihan pecahannya dapat melukai orang-orang.

Berbeda dari kedua jenis dayung diatas, jenis dayung yang berbahan alumunium ini sangat diminati oleh operator rafting dan sangat cocok untuk peserta rafting pemula. Ini dikarenakan bahan alumunium lebih ringan, bisa terapung di ari dan lebih kuat dibandingkan kayu jika digunakan untuk teknik dasar mendayung
rafting.

Teknik dasar mendayung
 rafting ini sangat bervariasi. Misalnya saja untuk gerakan mendayung maju, atau istilahnya forward stroke ini berfungsi menggerakkan dan mengarahkan perahu melaju ke depan. Caranya pun sangat mudah yakni dengan menggerakkan daun dayung ke depan dan didorong di belakang.
Selain itu dayung maju, ada juga dayung mundur atau yang biasa disebut backward stroke. Gerakan mendayung ini berfungsi untuk menurunkan kecepatan laju perahu atau bisa juga untuk menggerakkan perahu kea rah belakang.



Teknik Dasar Mendayung Rafting

Jika ingin membelokkan perahu agak cepat, anda bisa menggunakan teknik dasar mendayung rafting dengan C Stroke. Cara mendayung ini dengan menggerakkan seolah ingin membentuk huruf C dengan membelokkan perahu dan badan. Sedangkan gerakan J Stroke ini adalah untuk menggerakkan perahu pada saat aliran sedang tidak terlalu deras.

Selain itu, masih ada dua lagi cara mendayung rafting yang biasa digunakan oleh peserta
 Rafting di Bandung, yakni dengan draw stroke yang berguna untuk menghindari tabrakan dengan perahu yang anda tumpangi dan perahu yang ada di belakang anda.

Kamis, 12 November 2015

Mewaspadai bahaya di Medan Offroad

DSC_0119

Offroad Bandung

Apa sebenarnya hal berbahaya di medan offroad yang harus diwaspadai ?
Apa yang harus di lakukan ketika menemui bahaya di medan offroad yang penuh tantangan ?
Apa yang pertama kali harus diperhatikan ? , Ada beberapa perhatian yang harus diwaspadai saat akan melewati jalur Offroad yaitu, penguasaan mobil, kecepatan mobil, keseimbangan pada mobil, dan kekuatan ban dalam mencengkram jalan. Seperti yang sudah kita ketahui jalur Offroad sangat bermacam – macam ada jalan tanah, jalan berbatu, dan ada beberapa jenis rintangan yang dapat dilalui oleh medan Offroad bandung.
Selain medan Offroad tersebut kondisi jalanpun juga sangat mempengaruhi tingakt kesulitan saat mengendarai mobil Offroad, misalnya jalan licin, jalan menurun, jalan menanjak, dan jalan berair. Jalan – jalan tersebut pasti kita temukan saat melakukan aktivitas Offroad, dan tentunya dapat menjadikan tantangan tersendiri bagi para pelaku Offroader, dan berikut adalah beberapa tips untuk melewati bebera macam rintangan dalam bermain Offroad.

Cara Aman Melewati Medan Offroad bandung Yang pertama adalah saat melewati jalur Offroad para pengemudi dituntut untuk mendapatkan kecepatan mobil yang optimal dan mobil dalam keadaan stabil. Pada umumnya kecepatan harus diperoleh adalah 10 sampai dengan 30km perjam. Jika kecepatan terlalu tinggi mobil akan sulit dikendalikan, sementara kecepatan yang rendahpun tidak diperbolehkan karena mobil tidak akan berjalan dengan stabil karena lintasan Offroad yang bervariatif.

Yang kedua adalah saat melewati jalan dengan kontur tanah para pelaku Offroad bandung sering mengalami kejadian Understeer atau Oversteer atau yang bisa disebut dengan kehilangan kendali pada ban depan dan belakang. Jika para pelaku Offroader mengalami situasi seperti ini gerakkanlah kemudi stir mengikuti arah tergelincirnya roda ban, dengan begitu kita akan dapat kembali menguasai kendaraan, dan jika sudah menguasai mobil putar kearah jalur yang benar atau berlawanan dengan arah tergenlincir tersebut.
 Cara Aman Melewati Medan Offroad bandung
 Yang ketiga adalah saat melewati jalan berbatu pengemudi harus menjaga RPM mobil dengan cukup stabil dan selalu menjaga kecepatan mobil. Hal yang sering terjadi pada pengemudi saat melintas di jalur berbatu adalah mogok, dikarenakan gas yang dimainkan tidak stabil dan cukup rendah. Bagi para pelaku Offroader yang menemukan hambatan seperti ini, yang perlu dilakukan adalah kemampuan mengemudi dan harus memperhatikan batu yang akan dilalui terdapat lumpur atau tidak, dan pastikan ban dapat tergelincir atau tidak. Yang paling penting adalah selalu gunakan gigi satu saat kondisi sulit seperti ini.

Kamis, 29 Oktober 2015

Rute Offroad Paling Menantang di Indonesia

Artikel kali ini Offroad Bandung menyajikan rute Offroad paling menantang di Indonesia. Di Indonesia banyak sekali rute Offroad yang mungkin belum anda kunjungi dan belum anda taklukan. Salah satunya adalah rute Offroad di Bandung. Merupakan salah satu tempat yang menjadi favorit dan sulit ditaklukan. Tempat Offroad yang terkenal dengan pemandangan yang asri dan memiliki udara yang sejuk ini adalah di daerah Bandung Utara yang tepatnya di Lembang. Jalur offroad Lembang adalah jalur offroad di bandung yang sangat beragam dan menantang. Selain jalurnya yang menantang pemandangan yang disuguhkan juga sangat indah dan menarik.

Untuk melakukan Offroad di Lembang Jalur yang akan di jelajahi adalah Perkebunan teh sukawana-Cikole, Gunung Tangkuban Perahu, gunung putri, hutan pinus.

Jalur perkebunan teh Sukawana- Cikole
 merupakan Jalur off road di Lembang yang tak asing lagi bagi para off roader Bandung. Jalan yang mengular di kaki Gunung Tangkuban Perahu sepanjang 20 kilometer ini begitu menantang. Keasrian dan keindahan pemandangannya tidak terbantahkan. Konon, jalur Sukawana-Cikole sudah ada sejak zaman penjajahan. Awalnya jalur ini jalan setapak kemudian dibuka oleh komunitas Land Rover Club Bandung (LRCB).
Medan off road Sukawana-Cikole terbilang berat. Jalur yang membelah Hutan Jatiwangi ini memiliki tiga cekungan berlumpur yang dalam. Apa bila anda membawa Sopir amatiran dijamin tak akan mampu menaklukkannya. Sopir yang terbiasa pun butuh 4 sampai 5 jam untuk melaluinya.

Jalur offroad Gunung Tangkuban Perahu 
merupakan  jalur yang sulit karena akan melewati jalan yang di sisi kanan dan kiri berlubang. Di sinilah medan yang paling menantang karena mobil Anda harus melewati medan yang cukup besar dan kebanyakan mobil Offroad Bandung mengalami kesulitan untuk melewatinya.
Jalur Offroad Hutan Pinus 
merupakan jalur yang berlumpur dan terjal yang diapit oleh pepohonan hutan Pinus. Tetapi tidak Sesulit jalur yang dilewati sebelumnya karena jalan ini akan menuju Gunung Putri.
Jalur hutan Gunung Putri
 merupakan jalur berbatu terjal, akan anda temui setelah anda melewati medan yang sulit tersebut. Lalu setelah melewati hutan gunung ini anda akan keluar ke jalur beraspal dan di sinilah trek terakhir yang akan anda lalui. Dari trek ini Anda bisa memilih untuk pulang ke hotel melalui jalur offroad yang barusan Anda lalui atau melalui jalur yang lebih mudah lainnya.
Nah cukup menantangkan rute Offroad di Bandung utara ..? Bagi Anda yang ingin mencoba
 Offroad Bandung silahkan hubungi kami di :
Offroad Bandung

Hotline                 :  081220900524

WhatsAp              :  08562066257

Line                        : 08562066257

Email                      :
 info@bandungoffroad.com

Senin, 13 April 2015

Bandung Travelling : Air Terjun Maribaya Lembang – Travatour | (022) 617-433-11

Bandung

Tempat Wisata Air Terjun Maribaya Lembang – Bandung memang menjadi salah satu kota dengan wisata alam yang cukup banyak, seperti misalnya Kawah Putih, Dusun Bambu, Gunung Tangkuban Parahu, Tempat Wisata Air Panas Ciater dan lainnya. Namun pada postingan kali ini Admin akan lebih fokus membahas salah satu wisata air terjun yang ada di Lembang-Bandung yaitu Air Terjun Maribaya.
Tempat Wisata Air Terjun Maribaya Lembang Bandung
Wisata Maribaya terkenal akan taman hutan alam, oleh sebab itu daerah ini merupakan kawasan hutan di Bandung yang memberikan pemandangan pepohonan menjulang tinggi serta terdapat air terjun dan pemandian air panas.
Menjelajahi kawasan Maribaya akan menyenangkan, sebab ini adalah wisata alam di Lembang yang akan membuat Anda fresh karena suasananya yang sejuk dengan udara yang segar.
Maribaya adalah daerah tujuan wisata di Bandung sebelah utara, sekitar 15 km dari kota Bandung atau 5 km dari arah Timur Lembang. Untuk mencapai daerah wisata Maribaya dapat ditempuh dengan dua cara yaitu pertama melalui Lembang dengan naik angkot ke arah Maribaya, dan kedua, jika anda gemar tracking, Maribaya dapat ditempuh dari Dago, tepatnya Taman Hutan Raya Djuanda. Jika Anda dari Lembang, bisa langsung naik angkutan umum ke arah Maribaya, atau bisa juga bawa mobil. Perjalanan ke Maribaya merupakan arah timur Lembang. Setelah melewati jalan kurang lebih 5 km anda akan sampai di jembatan Maribaya.
Selanjutnya anda bisa beli tiket dan masuk ke area wisata Maribaya. Sesampainya di Maribaya, anda bisa lihat air terjun dan menikmati dinginnya suasana di Maribaya sembari makan jagung bakar atau ketan bakar. Tempat ini sangat cocok buat rehat bersama keluarga, lokasinya dingin, sejuk dan dibawah rindangnya vegetasi Maribaya.
Objek wisata Maribaya Lembang adalah salah satu pilihan yang tepat dan rasanya rugi jika Anda lewatkan manakala sedang berlibur di kota Bandung. Di tempat wisata Maribaya Lembang ini, tersedia sejumlah fasilitas publik yang dapat dipergunakan. Misalnya toilet, mushola, toko bunga, warung, tempat peristirahatan, area bermain anak-anak, serta lahan parkir yang luas.
Untuk dapat masuk ke tempat wisata Maribaya, Anda hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 8.000 per orang. Untuk menikmati pemandian di kolam air panas Maribaya, Anda hanya perlu membayar sekitar Rp 5.500 (dewasa) dan Rp 2.500 (anak-anak). Jika Anda datang ke lokasi wisata Lembang ini menggunakan kendaraan, maka untuk kendaraan roda dua akan dikenakan biaya Rp 1.500 dan kendaraan roda empat sebesar Rp 4.500 saja (harga bisa berubah sewaktu – waktu) .
Murah bukan? Wisata Maribaya Lembang dibuka untuk publik sejak dari pukul 8 pagi hingga 4 sore. Ini adalah durasi waktu yang cukup untuk memuaskan Anda dan keluarga akan keindahan alam di Lembang Bandung.
Bagi Kamu yang penat dengan suasana di kota bisa mencoba ke tempat wisata alam ini, suasana sejuk dan kawasan yang rindang dan juga dipenuhi dengan pepohonan pastinya bisa membuat Kamu melupakan segala kepenatan yang ada.
Kenalilah dan jelajahi Bandung travelling air terjun maribaya lembang bersama Travatour

Offroad and Team Building KUONI GTS / 08562066257, 085321483672

DSC 2418 Offroad and Team Building KUONI GTS
Pada hari Sabtu tanggal 13 September 2014 lalu, tim BandungOffroad dari PT. Indonesian Overland Group menyelenggarakan One Day Trip Offroad and Team Building Activities yang di laksanakan di daerah Bandung Barat tepat nya di daerah Sukawana, Lembang. Peserta kali ini adalah karyawan KUONI Global Travel Service yang berjumlah 144 orang yang telah bersiap dari malam sebelumnya untuk melaksanakan kegiatan kali ini.
DSC 2131 1024x510 Offroad and Team Building KUONI GTS
Peserta telah bersiap sejak pukul 06.00 pagi dan peserta sarapan terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan Offroad hari ini. Tim Bandung Offroad kali ini terdiri dari Arief dan Akbar yang pada kegiatan kali ini bertindak sebagai PIC. Peserta mulai berangkat pada pukul 07.00 bersama dengan tim dan ditemani oleh 2 orang fotografer untuk menuju ke Kampung Gajah, dimana LandRover telah menunggu peserta untuk menjalankan kegiatan Offroad kali ini.
Perjalanan dari hotel menuju ke Kampung Gajah di daerah Sersan Bajuri, Ledeng memakan waktu sekitar 20 menit. Sesampainya di lokasi penjemputan, peserta lalu diarahkan oleh Kang Toto yang menjadi PIC fasilitator untuk memasuki 22 Land Rover yang telah dipersiapkan untuk mengantar peserta menjalani kegiatan Offroad dan Team Building kali ini. Pada pukul 08.00, Peserta dan tim BandungOffroad bersama 10 orang fasilitator dan 2 orang tim logistik mulai melakukan perjalanan Offroad diantar oleh 22 LandRover dan driver.
DSC 2210 300x199 Offroad and Team Building KUONI GTS
Sesampainya lokasi Team Building pertama yaitu hutan pinus, peserta yang sebelumnya telah dibagi menjadi 7 sampai 8 orang per kelompok melakukan kegiatan Team Building pertama dengan dipandu oleh tim fasilitator peserta melakukan berbagai game interaktif diantaranya Treasure Hunt, Team Game dan Fun Game Kelompok. Sekitar 1 jam kemudian peserta dipandu kembali untuk memulai perjalanan selanjutnya ke lokasi Team Building terakhir.

DSC 2493 300x199 Offroad and Team Building KUONI GTS
Perjalanan Offroad melewati jalur yang sulit dengan menggunakan Land Rover mengundang teriakan dan kekaguman peserta. Kemampuan LandRover – LandRover ini untuk melewati jalur ekstrim di tengah hutan membuat peserta merasakan pengalaman berkendara yang baru, waktu 90 menit pun dilalui tanpa terasa.

DSC 2647 300x199 Offroad and Team Building KUONI GTS

Di lokasi Team Building kedua peserta kembali dipandu oleh para fasilitator untuk mempresentasikan hasil yang telah didapatkan peserta pada Team Building selanjutnya. Meskipun panas matahari yang sangat terik siang itu, tapi tidak mengurangi animo peserta untuk mengikuti games interaktif yang telah di siapkan oleh tim fasilitator. Setelah kegiatan Team Building kedua selesai sekitar satu jam kemudian, peserta dan seluruh tim menuju lokasi makan siang. Setelah selesai makan siang, peserta selanjutnya diantar menuju hotel untuk beristirahat dan bersiap untuk acara selanjutnya, dan perjalanan tim BandungOffroad bersama peserta KUONI GTS dan team LandRover pun selesai.
Nikmati keseruan dan ketegangan dalam menyusuri track offroad dengan menggunakan Landrover andalan bersama bandungoffroad.com contact us at info@bandungoffroad.com
Follow us at Facebook and Twitter

Kamis, 26 Maret 2015

Museum Angkut Batu, Malang –

Apa Anda Senang Jalan-Jalan ke Museum?
Apa Anda Pernah dengar Tentang Museum Angkut?
Saat ini, Malang telah menjadi salah satu kota di Indonesia yang terus berupaya mengembangkan bisnis pariwisatanya selain Bali, Bandung dan beberapa kota lainnya. Malang menjadi destinasi favorit warga Jawa Timur dan sekitarnya untuk menghabiskan masa liburan.
Dengan udara sejuk khas daerah pegunungan, Malang mampu menarik perhatian wisatawan. Selain tempat wisata alam seperti pegunungan dan agrowisata, kota ini juga memiliki banyak tempat wisata modern yang sayang jika dilewatkan. Salah satunya adalah Museum Angkut.
Museum Angkut merupakan sebuah tempat wisata baru yang memiliki konsep unik. Dibuka pada tanggal 9 Maret 2014, Museum Angkut menjadi tempat wisata pertama di Asia Tenggara yang mengusung tema transportasi. Museum ini dibangun sebagai tanda apresiasi untuk perkembangan dunia transportasi nusantara dan dunia. Maka tak mengherankan jika di sini Anda bisa menyaksikan berbagai koleksi moda transportasi mulai dari yang masih menggunakan tenaga binatang sampai tenaga listrik.
Museum Angkut berada di bawah naungan Jawa Timur Park Group, sebuah perusahaan pengembang yang juga mendirikan Jatim Park I & II dan Batu Secret Zoo dan beberapa tempat wisata populer lainnya. Hal ini tentunya cukup untuk memberi gambaran bahwa tempat wisata ini tidak digarap sembarangan, Jawa Timur Group telah memiliki banyak pengalaman dalam mengembangkan tempat wisata andalan di Indonesia.
Selain mendapatkan informasi mengenai perkembangan dunia transportasi dunia, Anda yang hobi foto juga bisa memuaskan kegemaran Anda di tempat wisata ini. Berbagai landmark buatan yang ada tentunya bisa menjadi latar foto yang menarik. Museum Angkut juga seringkali dijadikan lokasi pameran, event komunitas, kompetisi modifikasi mobil sampai foto prewedding dan pengambilan gambar video klip.
Zona di Museum Angkut
Dengan luas sekitar 3,7 hektar, tempat wisata ini dibagi menjadi beberapa zona dan dilengkapi dengan beragam ornamen dan landmark khas setiap zona. Berikut zona-zona yang ada di Museum Angkut:
Zona Edukasi
Zona ini cocok sekali untuk dikunjungi bersama anak-anak. Di sini, anak-anak akan mendapatkan informasi mengenai sejarah perkembangan transportasi dengan cara yang menyenangkan.
Zona Sunda Kelapa dan Batavia
Berbagai kendaraan atau transportasi nusantara di masa lalu dapat Anda saksikan di sini. Terdapat replika Pelabuhan Sunda Kelapa lengkap dengan miniatur kapal yang dibuat semirip mungkin dengan aslinya. Sejarah perkembangan Sunda Kelapa dan Batavia tentunya tak lepas dari pemerintahan Hindia-Belanda. Di sini, Anda bisa melihat replika toko-toko dengan ejaan Belanda.
Zona Jepang
Siapa yang meragukan Jepang dan teknologinya? Negara ini dikenal sebagai salah satu negara dengan perkembangan teknologi terbaik di dunia. Di zona ini, Anda bisa melihat koleksi transportasi pabrikan Jepang mulai dari Honda, Suzuki, Kawasaki dan masih banyak lagi.
Zona Uni Eropa
Eropa sebagai benua yang dipenuhi dengan negara-negara maju ini juga mampu bersaing di teknologi transportasi dunia. Zona Eropa sendiri dibagi menjadi beberapa area yaitu Inggris, Jerman, Italia dan Perancis. Keempat negara ini dianggap cukup mampu mewakili negara-negara maju di benua ini.
Di area Inggris, tak hanya melihat koleksi mobil produksi Inggris dan juga mobil kuno yang digunakan oleh Ratu Elizabeth II, Anda juga bisa bermain di taman bunga yang berada di depan replika Buckingham Palace. Selain itu, Anda juga bisa berfoto bersama patung Sang Ratu yang sedang duduk di singgasananya.
Jerman, Italia dan Perancis pun tak kalah menarik. Di sini Anda bisa melihat koleksi mobil dari berbagai merek andalan ketiga negara ini lengkap dengan landmark khasnya masing-masing seperti Menara Eifel, Menara Pisa dan Tembok Berlin.
Zona Hollywood
Zona Hollywood menjadi salah satu zona favorit di tempat wisata ini. Di sini, Anda bisa melihat berbagai transportasi yang ada di film-film Hollywood seperti Batmobile dan mobil Scooby Doo. Satu lagi yang menarik perhatian adalah patung Hulk. Raksasa berwarna hijau ini terbuat dari onderdil mobil dan motor bekas. Patung ini digambarkan sedang menginjak sebuah mobil sampai hancur dengan sebelah kakinya.
Satu lagi yang tak ketinggalan adalah bukit Hollywood yang tersohor itu. Wisatawan banyak mengabadikan gambarnya di sini, lho.
Zona Gangster & Broadway
Zona ini pun tak kalah populer di tempat wisata di Malang ini. Anda akan diajak masuk ke dalam dunia gangster dan broadway yang hits di tahun 1970an. Suasana di Zona ini diatur sedemikian rupa sehingga Anda seperti berada di kota yang sama dengan Al Capone, seorang gangster ternama di zamannya.
Apa lagi yang menarik dari Museum Angkut?
Berikut hal-hal di luar transportasi yang tak kalah menarik di Museum Angkut
Museum D’Topeng
Museum D’Topeng merupakan sebuah museum seni yang berada di kawasan Museum Angkut. Museum ini menyimpan lebih dari 2.000 buah koleksi topeng dari seluruh penjuru nusantara mulai dari Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan sampai Papua.
Selain topeng, museum ini juga memamerkan koleksi benda antik lainnya seperti keramik, wayang dan Al Quran kuno yang terbuat dari kulit binatang.
Pasar Apung
Setelah puas menjelajah Museum Angkut, kini saatnya mengisi perut. Untuk menuju ke Pasar Apung, Anda akan melewati replika gerbong kereta api yang bergoyang layaknya sedang berjalan dengan pemandangan buatan di kaca gerbong.
Disebut Pasar Apung karena memang suasana di sini mirip dengan pasar yang ada di Kalimantan, yaitu proses jual-beli yang dilakukan di atas perahu yang mengapung. Pasar Apung menyajikan aneka kuliner khas nusantara mulai dari gudeg, nasi timbel, gado-gado, bakso, rujak cingur sampai pempek.
Kenalilah dan jelajahi  Wisata di Bandung  Museum Angkut Batu, Malang  bersama Travatour
Wahana Bakti Pos , 5th floor. Bridge office
Jln. Banda no. 30 Bandung – 40115
West Java Indonesia
Phone : (+62 ) 22 617 433 11
Fax      : (+62 ) 22 421 3546
Mobile Phone : ( +62 ) 853 2148 3672 / ( +62 ) 813 2192 6481
Information : info@travatour.com
Airline Ticketing : ticketing@travatour.com
Tour Reservation : reservation@travatour.com
Email us at info@travatour.com Follow us at Facebook and Twitter
AbouttheAuthor
Travatour Feel The Better Service